selasa 16/12 (3:28 pm)
belakangan ini kadang suka kangen ngeblog di my30s, kadang kalau lagi ada hal2 yang serasa mengganjal and pengen dituangkan dalam tulisan, pengen mulai ngeblog lagi and mengisi tuh blog dengan postingan2 sebagai perekam jejak keberadaan gua di dunia ini.. but somehow.. i don't know.. i just couldn't..
ada rasa enggan.. ada rasa bingung.. ada rasa.. campur aduk.. ngga tau kenapa, berasa 'terasing' dengan blog sendiri :p kangen masa2 ngeblog jaman dulu yang saling berkunjung satu sama lain.. membaca kisah2 keseharian mereka.. sekarang? bisa dihitung pakai jari yang masih 'konsisten' mosting..
perubahan.
emang ngga bisa dipungkiri bahwa perubahan itu sifatnya pasti, dan sedikit banyak kita harus bisa beradaptasi ketika perubahan itu datang ke arah kita. karena nothing will ever stay the same. either us, or them or everything will find our own time to change. dan berpegang teguh akan sesuatu yang sifatnya ngga pasti itu hanya akan melelahkan.
my30s.. i miss you.. but i don't know when will i ever back to you.. memulai kembali..
kadang juga suka berasa gimanaa githu sama blogger2 yang bisa menuangkan pikirannya dalam postingan2 panjaaangg.. karena gua selalu merasa mentok XD
selasa 16/12 (3:34 pm)
Tuesday, December 16, 2014
kembali nge-blog
Joyful Spacious :
2014 in rhythms,
december,
rhythm of joy
Sunday, December 14, 2014
the bond that tied us together
minggu 14/12 (3:22 pm)
sampai hari ini, bisa dibilang gua punya 4 temen deket dari jaman sekolah dulu. ada yang pertama kenal itu mulai dari sd tapi baru deketnya di masa2 smp/sma, ada juga yang baru kenal pas kuliah, yang mana yang 'terbaru' sekalipun usia pertemanan kami udah menyentuh angka 17 tahun, kalau dalam wujud manusia, usia segitu tuh udah beranjak dewasa setidaknya dari segi fisik ya.
anywayy.. gua selalu percaya dalam suatu hubungan yang bisa berjalan dengan 'langgeng' dan bertahan dalam waktu yang lama itu, ada sesuatu yang 'mengikat' orang2 yang terlibat di dalamnya. ada suatu kesamaan, baik yang gampang dilihat dan dikenali ataupun yang butuh waktu untuk menyingkap selubung yang menutupi 'kesamaan' tersebut.
dari 4 orang tersebut, dua di antara mereka i had known since long what tied us together, what are the things we had in common, bahkan menyadari 'kemiripan' gua dengan salah satu di antara 2 temen gua itu, gua kadang ngerasa takut saking banyaknya kesamaan2 'situasi', maupun sifat2 dari orang2 di sekeliling kita berdua.
sementara 2 lainnya, they are less open up about themselves.. ibarat hanya diijinkan 'mengintip' sekilas tanpa tahu apa yang ada di dalamnya. but yesterday on the way home, one of them finally opened up.. and it confirmed me.. yupp.. i knew it.. that was 'it' that tied us together as friends since the very first time we met although we didn't realize it since the very beginning XD
ada yang bilang mereka yang bersama karena suatu 'kesamaan', ketika hal2 yang sama itu mulai berubah maka dinamika di dalam hubungan itu pun akan berubah. hmm.. sedih juga sih kalau mikirin hal itu *sigh*
but meanwhile.. since only God knows when that will happen.. let's just enjoy the ride of our friendship :)
thank you for always being around, girls.. sorry for not being able to chit chat a lot longer last saturday.. hope to see you girls soon, hopefully before this year come to an end :D
minggu 14/12 (3:34 pm)
sampai hari ini, bisa dibilang gua punya 4 temen deket dari jaman sekolah dulu. ada yang pertama kenal itu mulai dari sd tapi baru deketnya di masa2 smp/sma, ada juga yang baru kenal pas kuliah, yang mana yang 'terbaru' sekalipun usia pertemanan kami udah menyentuh angka 17 tahun, kalau dalam wujud manusia, usia segitu tuh udah beranjak dewasa setidaknya dari segi fisik ya.
anywayy.. gua selalu percaya dalam suatu hubungan yang bisa berjalan dengan 'langgeng' dan bertahan dalam waktu yang lama itu, ada sesuatu yang 'mengikat' orang2 yang terlibat di dalamnya. ada suatu kesamaan, baik yang gampang dilihat dan dikenali ataupun yang butuh waktu untuk menyingkap selubung yang menutupi 'kesamaan' tersebut.
dari 4 orang tersebut, dua di antara mereka i had known since long what tied us together, what are the things we had in common, bahkan menyadari 'kemiripan' gua dengan salah satu di antara 2 temen gua itu, gua kadang ngerasa takut saking banyaknya kesamaan2 'situasi', maupun sifat2 dari orang2 di sekeliling kita berdua.
sementara 2 lainnya, they are less open up about themselves.. ibarat hanya diijinkan 'mengintip' sekilas tanpa tahu apa yang ada di dalamnya. but yesterday on the way home, one of them finally opened up.. and it confirmed me.. yupp.. i knew it.. that was 'it' that tied us together as friends since the very first time we met although we didn't realize it since the very beginning XD
ada yang bilang mereka yang bersama karena suatu 'kesamaan', ketika hal2 yang sama itu mulai berubah maka dinamika di dalam hubungan itu pun akan berubah. hmm.. sedih juga sih kalau mikirin hal itu *sigh*
but meanwhile.. since only God knows when that will happen.. let's just enjoy the ride of our friendship :)
thank you for always being around, girls.. sorry for not being able to chit chat a lot longer last saturday.. hope to see you girls soon, hopefully before this year come to an end :D
minggu 14/12 (3:34 pm)
Joyful Spacious :
2014 in rhythms,
december,
rhythm of joy
Tuesday, October 28, 2014
when someone you know died..
selasa 28/10 (1:09 am)
every once in a while what my friend said to me couple years back then always cross my mind without permission.
he said that death was a wake up call for the living..
i never put much of a thought of what he said but nearly the end of june this year i got a text with a message that one of my uni friends died because of cancer.
even though i had first known her since elementary school.. we had never played together and our circle of friends had a different vibes that we only knew each other but never had been close friends.
we went to same school again in junior high then went separate ways in senior high only to meet again in university but again we were more like acquintances than friends..
since the first time i knew her i guess my impression was still the same. she was a popular girl, i bet everyone who went to the same school knew who she was. tall, white and slender, something you just couldn't miss out.
put in mind that back then in my childhood time, girls weren't as tall as kids these days so if you were above 160 cm could be considered as tall.
the news of her death was like a thunder in a broad daylight.. you hadn't expected it to come.
still young. only a month earlier she celebrated her 36th birthday and no one expected it to be her last.
people were born and died everyday. you can read the obituaries on newspaper.. but sometimes when you don't know the person.. what you read might only be just an information that soon you'd forget.
but when you knew the person who died.. somehow like it or not.. her being passed away made you kinda reflected your own life.
cause one day, only God knows for sure when, we all will have to walk that road, too..
one of the question remains.. have we lived a life that prepare us to live the eternal life after we die?
so long, fj.. people will always remember you as a kind friendly girl with nice smiles, upbeat and warm personalities..
selasa 28/10 (1:29 am)
every once in a while what my friend said to me couple years back then always cross my mind without permission.
he said that death was a wake up call for the living..
i never put much of a thought of what he said but nearly the end of june this year i got a text with a message that one of my uni friends died because of cancer.
even though i had first known her since elementary school.. we had never played together and our circle of friends had a different vibes that we only knew each other but never had been close friends.
we went to same school again in junior high then went separate ways in senior high only to meet again in university but again we were more like acquintances than friends..
since the first time i knew her i guess my impression was still the same. she was a popular girl, i bet everyone who went to the same school knew who she was. tall, white and slender, something you just couldn't miss out.
put in mind that back then in my childhood time, girls weren't as tall as kids these days so if you were above 160 cm could be considered as tall.
the news of her death was like a thunder in a broad daylight.. you hadn't expected it to come.
still young. only a month earlier she celebrated her 36th birthday and no one expected it to be her last.
people were born and died everyday. you can read the obituaries on newspaper.. but sometimes when you don't know the person.. what you read might only be just an information that soon you'd forget.
but when you knew the person who died.. somehow like it or not.. her being passed away made you kinda reflected your own life.
cause one day, only God knows for sure when, we all will have to walk that road, too..
one of the question remains.. have we lived a life that prepare us to live the eternal life after we die?
so long, fj.. people will always remember you as a kind friendly girl with nice smiles, upbeat and warm personalities..
selasa 28/10 (1:29 am)
Joyful Spacious :
2014 in rhythms,
october,
rhythm of joy
Thursday, July 3, 2014
what are those tears for?
kamis 3/7 (12:10 am)
kalau ga salah ini kejadiannya hari selasa siang lalu.. abis bangun dari tidur siang terus pas lagi nonton 'christmas ar castlebury hall', ngga tau kenapa.. tears were falling down my eyes.. and gua ga bisa menghentikannya..
gua ga inget semasa tidur siang yang singkat itu, apakah gua bermimpi dan bila memang iya, mimpi apakah itu?
yang gua inget hanyalah rasa sedih..
dan malam ini ketika menelusuri fb seseorang, gua baru mengerti apa yang ld katakan hari sabtu lalu pas kita jalan bareng..
ingatan manusia itu terbatas.. sooner or later, we will forget.. baik hal yang membuat kita sakit hati, maupun hal2 yang membahagiakan..
people will come and go karena memang ga ada yang abadi di dunia ini, tempat ini hanyalah persinggahan sementara sebelum kita memasuki kehidupan kekal nanti.
ketika ingatan dan kenangan memudar.. apa lagi yang masih tersisa? kebahagiaan terkadang hanya sekecap saja.. akankah awan mendung yang menggelayut itu segera berlalu berganti dengan cerahnya sinar mentari?
kamis 3/7 (12:18 am)
kalau ga salah ini kejadiannya hari selasa siang lalu.. abis bangun dari tidur siang terus pas lagi nonton 'christmas ar castlebury hall', ngga tau kenapa.. tears were falling down my eyes.. and gua ga bisa menghentikannya..
gua ga inget semasa tidur siang yang singkat itu, apakah gua bermimpi dan bila memang iya, mimpi apakah itu?
yang gua inget hanyalah rasa sedih..
dan malam ini ketika menelusuri fb seseorang, gua baru mengerti apa yang ld katakan hari sabtu lalu pas kita jalan bareng..
ingatan manusia itu terbatas.. sooner or later, we will forget.. baik hal yang membuat kita sakit hati, maupun hal2 yang membahagiakan..
people will come and go karena memang ga ada yang abadi di dunia ini, tempat ini hanyalah persinggahan sementara sebelum kita memasuki kehidupan kekal nanti.
ketika ingatan dan kenangan memudar.. apa lagi yang masih tersisa? kebahagiaan terkadang hanya sekecap saja.. akankah awan mendung yang menggelayut itu segera berlalu berganti dengan cerahnya sinar mentari?
kamis 3/7 (12:18 am)
Tuesday, June 10, 2014
antara kacamata dan 'faith'
selasa 10/6 (9:25 am)
michelle (bukan nama sebenarnya :p) termasuk orang yang merasa 'nyaman' jalan2 di mal, ataupun ketika di rumah, tanpa menggunakan kacamatanya setiap saat. bukan hal aneh kalau kacamatanya itu yang hanya buat baca, ataupun minusnya masih rendah hingga tanpa kacamata pun dia masih bisa melihat dengan lumayan jelas, walau mungkin ngga setajam mereka yang masih berpenglihatan 'normal'.
'masalah'-nyaa.. michelle itu minusnya udah tinggi, kalau gua ngga salah antara 7 atau 9! naahh.. itu salah satu hal yang gua kagumi dari dia, sementara gua yang minusnya masih di kisaran 4 aja berasa ngga nyaman kalau berkeliaran tanpa softlens, di dalam rumah sekalipun gua pakai softlens, bahkan di kala tidur karena gua ingin ketika gua membuka mata, i know for sure apa yang ada di hadapan gua dengan 'jelas', ngga sekedar 'blur' mode!
gua masih belum bisa menangkap dengan jelas maksud dan menyimpulkannya supaya dapat gambaran yang lebih komplit tentang hal ini, but i really feel like there's something i need to learn about this.
by far kesimpulan gua itu berhubungan dengan masalah 'faith'.
mungkin tipe seperti michelle itu ibarat mereka yang tau where they're going jadi dengan mantap mereka terus melangkah, regardless apa yang terjadi di sekitar mereka, they just feel like they need not to know the 'details' or know for sure what's going on.. they just keep on going on the directions they're heading..
sementara gua.. gua tipe yang butuh 'kepastian', i need to know what lies ahead and around me sebelum gua mulai melangkah padahal kalau berhubungan ama yang namanya iman khan seringkali kita itu ngga bisa melihat apa yang ada di depan sana, atau bisa juga apa yang terlihat dari tempat kita berada sekarang ini bukanlah sesuatu yang 'menjanjikan' but we must keep on going anyway karena di depan sana ada sesuatu yang lebih baik.
hmm.. inikah yang mau Engkau sampaikan, Tuhan? soal ini udah beberapa waktu 'menganggu' gua tapi gua masih belum bisa menyatukan kepingan2 informasinya dengan 'pas'..
selasa 10/6 (9:35 am)
michelle (bukan nama sebenarnya :p) termasuk orang yang merasa 'nyaman' jalan2 di mal, ataupun ketika di rumah, tanpa menggunakan kacamatanya setiap saat. bukan hal aneh kalau kacamatanya itu yang hanya buat baca, ataupun minusnya masih rendah hingga tanpa kacamata pun dia masih bisa melihat dengan lumayan jelas, walau mungkin ngga setajam mereka yang masih berpenglihatan 'normal'.
'masalah'-nyaa.. michelle itu minusnya udah tinggi, kalau gua ngga salah antara 7 atau 9! naahh.. itu salah satu hal yang gua kagumi dari dia, sementara gua yang minusnya masih di kisaran 4 aja berasa ngga nyaman kalau berkeliaran tanpa softlens, di dalam rumah sekalipun gua pakai softlens, bahkan di kala tidur karena gua ingin ketika gua membuka mata, i know for sure apa yang ada di hadapan gua dengan 'jelas', ngga sekedar 'blur' mode!
gua masih belum bisa menangkap dengan jelas maksud dan menyimpulkannya supaya dapat gambaran yang lebih komplit tentang hal ini, but i really feel like there's something i need to learn about this.
by far kesimpulan gua itu berhubungan dengan masalah 'faith'.
mungkin tipe seperti michelle itu ibarat mereka yang tau where they're going jadi dengan mantap mereka terus melangkah, regardless apa yang terjadi di sekitar mereka, they just feel like they need not to know the 'details' or know for sure what's going on.. they just keep on going on the directions they're heading..
sementara gua.. gua tipe yang butuh 'kepastian', i need to know what lies ahead and around me sebelum gua mulai melangkah padahal kalau berhubungan ama yang namanya iman khan seringkali kita itu ngga bisa melihat apa yang ada di depan sana, atau bisa juga apa yang terlihat dari tempat kita berada sekarang ini bukanlah sesuatu yang 'menjanjikan' but we must keep on going anyway karena di depan sana ada sesuatu yang lebih baik.
hmm.. inikah yang mau Engkau sampaikan, Tuhan? soal ini udah beberapa waktu 'menganggu' gua tapi gua masih belum bisa menyatukan kepingan2 informasinya dengan 'pas'..
selasa 10/6 (9:35 am)
Wednesday, June 4, 2014
in depth
june 4, 2014 (11:35 pm)
those who have lost their loved ones at such young ages.. have some kind of depth for since that very day when their loved ones died, there's a hole in their hearts.. that cannot be filled by the presence of anyone else..
june 4, 2014 (11:40 pm)
Saturday, May 17, 2014
janji
sabtu 17/5 (10:56 pm)
janji.
beberapa hari lalu gua mendapatkan telpon yang mau menyurvei pendapat gua mengenai bank dekat rumah yang belakangan lumayan sering gua sambangi.
rata2 disuruh ngerate githu sih antara 1 sampai 5 untuk tingkat kepuasan. ada satu pernyataan yang gua ga bisa jawab ketika surveyor-nya bilang gini :
"bank ini selalu menepati janjinya"
gua bilang ke orangnya : lhaa.. saya ga tau janji2 tuh bank apaan aja, bagaimana bisa saya bilang nih bank menepatinya atau ngga :p
perihal bank dan janjinya ini pun perlahan mundur ke belakang ingatan sampai suatu hari gua mendengar tayangan khotbahnya pendeta gilbert lumoindong dan dalam khotbahnya hari itu dia menganjurkan agar kita membeli Alkitab baru dan mulai membacanya secara rutin antara 3 sampai 4 pasal per harinya sehingga dal setahun bisa selesai membacanya.
bukan hanya itu saja pesannya karena dalam membaca Alkitab ini kita juga diserahi tugas untuk menandai ayat2 yang berisikan janji2 Tuhan.. hanya boleh menggarisbawahi ataupun menstabilo ayat yang mengandung janji Tuhan dan itu harus kita lakukan setiap kali menemui janji Tuhan dalam ayat yang kita baca di hari bersangkutan.
nanti setelah satu tahun selesai membaca keseluruhan kitab mulai dari kejadian hingga wahyu, kita diajak untuk melihat kembali ayat2 yang telah kita tandai itu untuk mengetahui betapa banyaknya janji Tuhan untuk anak2Nya!
nahh.. gua pun tergerak untuk mencoba hal ini.. tapi tau ga siiihh.. bisa dibilang gua lumayan kesulitan untuk menentukan mana2 aja yang termasuk dalam janji Tuhan, haha..
kalau ngeh aja kaga tentang janji Tuhan dalam hidup kita, bagaimana kita bisa memegang janji tersebut ataupun menyadari betapa Tuhan telah meggenapi janjiNya tersebut dalam hidup kita, iya ga?
hal ini membuat gua teringat kembali akan survey dan bank serta janjinya itu :))
*hmm*
-Indah-
janji.
beberapa hari lalu gua mendapatkan telpon yang mau menyurvei pendapat gua mengenai bank dekat rumah yang belakangan lumayan sering gua sambangi.
rata2 disuruh ngerate githu sih antara 1 sampai 5 untuk tingkat kepuasan. ada satu pernyataan yang gua ga bisa jawab ketika surveyor-nya bilang gini :
"bank ini selalu menepati janjinya"
gua bilang ke orangnya : lhaa.. saya ga tau janji2 tuh bank apaan aja, bagaimana bisa saya bilang nih bank menepatinya atau ngga :p
perihal bank dan janjinya ini pun perlahan mundur ke belakang ingatan sampai suatu hari gua mendengar tayangan khotbahnya pendeta gilbert lumoindong dan dalam khotbahnya hari itu dia menganjurkan agar kita membeli Alkitab baru dan mulai membacanya secara rutin antara 3 sampai 4 pasal per harinya sehingga dal setahun bisa selesai membacanya.
bukan hanya itu saja pesannya karena dalam membaca Alkitab ini kita juga diserahi tugas untuk menandai ayat2 yang berisikan janji2 Tuhan.. hanya boleh menggarisbawahi ataupun menstabilo ayat yang mengandung janji Tuhan dan itu harus kita lakukan setiap kali menemui janji Tuhan dalam ayat yang kita baca di hari bersangkutan.
nanti setelah satu tahun selesai membaca keseluruhan kitab mulai dari kejadian hingga wahyu, kita diajak untuk melihat kembali ayat2 yang telah kita tandai itu untuk mengetahui betapa banyaknya janji Tuhan untuk anak2Nya!
nahh.. gua pun tergerak untuk mencoba hal ini.. tapi tau ga siiihh.. bisa dibilang gua lumayan kesulitan untuk menentukan mana2 aja yang termasuk dalam janji Tuhan, haha..
kalau ngeh aja kaga tentang janji Tuhan dalam hidup kita, bagaimana kita bisa memegang janji tersebut ataupun menyadari betapa Tuhan telah meggenapi janjiNya tersebut dalam hidup kita, iya ga?
hal ini membuat gua teringat kembali akan survey dan bank serta janjinya itu :))
*hmm*
-Indah-
Subscribe to:
Posts (Atom)