Monday, March 19, 2018
when you realize that no one is irreplacable
no one is irreplacable when it comes to the role we 'play' in our lifes, there'll always be someone else who will fill the gap after we left..
what do i still want in life? that's the very question i should start asking myself since the attachment now is ain't as strong as before *hmm*
senin 19/3 (2:14 pm)
Friday, March 16, 2018
if tomorrow never comes
jumat 16/3 (2:03 pm)
if tomorrow never comes
will she know how much i loved her
did i try in every way to tell her everyday
that she's my only one
and if my time on earth were through
and she must face this world without me
did the love i gave her in the past
gonna be enough to last
if tomorrow never comes
satu hal yang sampai sekarang masih mengganjal buat gua adalah, did my mom know how much i loved her when she was still with me? did i try in every way to tell her everyday that she was my one and only Mami, the only person i ever loved..
berasa rada ironis ma liriknya karena malah nyokap duluan yang pergi meninggalkan gua :'(
tadi ngebaca postingannya eka, dia ngasih link soal pelajaran dari mantan atau semacam itu d, dan di bawah post mantan itu ada link menuju postingannya yang lain tentang kehilangan (calon) buah hatinya..
walau kehilangan orang yang berbeda, tapi i can relate to rasa sedih yang dia tuliskan di sana and sometimes emang lebih gampang membagikan berita baik dibanding berita sedih sih..
terkadang sesabar2nya orang juga punya batasan mereka masing2 menghadapi kesedihan kita XD temen 'curhat' gua aja cuma tahan 2,5 bulanan 'melayani' gua di wa huahahaha :p jadi terkadang yah, jangan heran why people tend to keep the sadness by themselves karena kesedihan itu bikin orang yang mendengarnya berasa ga nyaman.. berbahagialah yang masih punya orang yang bisa 'menampung' segala curhatan kita bahkan menyediakan bahunya untuk menjadi tempat kita menangis, karena itu sebuah 'kemewahan' yang ga setiap orang beruntung memilikinya :p
at the end of the day gua serasa kembali disadarkan bahwa perjalanan setiap dari kita di dunia ini memang sebuah perjalanan personal yang mana hanya kita (dan Tuhan) aja yang sepenuhnya tau dan bisa merasakan beragam emosi dari peristiwa2 dalam hidup kita..
ga usah ngomongin soal 'sepatu' karena tetap aja kita pribadi yang beda yang akan merespon dengan berbeda pula dan mungkin mendapatkan pelajaran yang berbeda dari peristiwa yang sama.. so if they don't understand, that's okay karena itu bukan bagian mereka untuk memahami..
and one day, i know i should write down the chronology of my mom's last moment as my own self-theraphy karena by writing it down, itu semacam letting go buat gua, to make it final at a point of no return, entah kapan gua akan bisa melakukannya..
Mami, i wish you knew how much i loved you.. i miss you so, Mami, i hope i could see you again soon..
meanwhile, watch for me from above, Mami, i hope one day when i look at the sky, i could see a glimpse of you.. i know you're in a much better place now, Mami, i'm tired of hearing people saying this to me as if i didn't know.. i know it better than anyone else how much you suffered but i just miss you so, Mami, i miss being with you, seeing your smile, hearing your laughters, being hugged by you..
my sweet loving Mami, keep praying for me from up there for me to keep my heart in the right place and not be blinded with what may come my way in few days time..
until then, Mamiku tersayang..
jumat 16/3 (2:32 pm)
Wednesday, March 14, 2018
3 times in a row : the 'pursue' of God
bolehlah yaa sesekali ke-gr-an kalau saat ini gua ngerasa kalau Tuhan sedang 'mengejar' gua melalui hambaNya, pdt anthony chang, hahahaha XD
mengapa gua ngerasa demikian?
well, belakangan ini gua lagi berada dalam fase mellow again tiap kali teringat nyokap.. pikiran gua sedari awal nyokap ga ada, lebih bisa 'nerima' tapi hati gua, sampai dengan hari ini, 8 bulan 1 hari sejak nyokap meninggalkan gua selama2nya, hati gua masih belum bisa sepenuhnya nerima..
di selasa pertama di bulan januari 2018 lalu, pdt anthony chang khotbah di kebaktian kaum wanita di gbi intercon and topik khotbahnya kala itu adalah 'thank you', dalam khotbahnya pdt anthony mengingatkan agar kita belajar mengucap syukur buat kejadian apapun yang kita alami di 2017.
ga berhenti sampai di sana, dalam contoh pembahasannya itu pun berasa 'menohok' karena yang diambil contoh adalah soal kehilangan Mama dan kronologisnya mirip ma apa yang dialami nyokap sehingga kaya berasa Tuhan lagi ngomong ke gua melalui pdt anthony.
hampir dua bulan berlalu sejak khotbah itu dan di awal bulan maret melalui akun instagram gbi puri, gua baru tau kalau hari kamis malam tgl 8 maret, pdt anthony chang akan khotbah di restoration night.. ngeliat pdt anthony yang jadwal khotbah, jadilah malam itu gua datang ke acara kebaktiannya dan malam itu dapat 'tamparan' kedua di hari kamis melalui khotbah pdt anthony hahaha XD padahal paginya di kebaktian kaum wanita, baru aja dapat 'tamparan' pertama :p
inti khotbah kedua pendeta ini kurang lebih sama sih.. kadang kita ngerasa berhak nuntut ini itu ke Tuhan padahal segala sesuatu yang kita miliki adalah kepunyaanNya dan Dia berhak mengambilnya kapan pun yang Dia inginkan.. dan apa yang telah terjadi, biarlah itu menjadi bagian dari masa lalu yang ga perlu lagi ditangisi dan disesali karena ga ada gunanya.. waktu tidak akan berputar kembali, yang bisa kita lakukan adalah mengambil hikmahnya dan belajar dari apa yang 'salah' di hari kemaren agar hari ini dan di masa mendatang, kita ga bikin kesalahan yang sama..
anyway, minggu itu ditutup dengan info bahwa pdt anthony chang akan khotbah seharian di gbi alam sutera yang berlokasi di mal alam sutera, berhubung kalau pagi gua kebaktian di gereja nyokap, jadi gua berencana datang di kebaktian ketiga dan keempat tapi cuma kesampaian ikut kebaktian ketiga aja, khotbah pdt anthony chang masih sama seperti khotbahnya di hari kamis 8 maret itu, kali ini gua ga terlalu merasa 'tertampar' tapi lebih ke merenung..
honestly, beberapa waktu terakhir ini, pikiran gua bisa 'melihat' dan 'mengerti' mengapa Tuhan mengambil nyokap pads tanggal 13 juli 2017 lalu, mengapa hari itu dan bukan jauh setelahnya.. hal ini dikaitkan dengan waktu Tuhan yang selalu 'pas' dan tepat waktu, ga pernah terlambat dan ga pernah terlalu cepat.. Tuhan melihat nyokap mungkin sudah mencapai ambang batas kekuatannya untuk menanggung penderitaannya selama ini jadi Tuhan took it to an end sehingga nyokap ga lagi perlu menderita..
again, secara pikiran, gua bisa 'mengerti' tapi secara hati yang ngerasa amat kehilangan nyokap, gua ga bisa nerima, karena Tuhan khan berkuasa menyembuhkan, kenapa Dia menyembuhkan yang lain dan melewatkan nyokap? again, secara pikiran gua bisa 'ngerti' kalau itu adalah misteri dan kedaulatan Tuhan, Dia pasti pertimbanganNya sendiri akan apa yang diperbuatNya, tapi to pretend that i'm okay in front of other people juga apa gunanya, karena Tuhan tau apa yang masih mengganjal dalam hati gua.. Dia jauh lebih tau apa yang berkecamuk, bahkan melebihi apa yang gua sendiri rasakan.. terkadang when i'm so down, rasa sakitnya ga tertahankan, sampai berasa pengen menariknya keluar agar gua ga lagi perlu merasakan sakit itu..
dan senin, 12 maret lalu mau ga mau gua tertawa akan God's sense of humour ketika di ig-nya gereja Nafiri Allah diberitahukan kalau kamis 15 maret ini di kebaktian kaum wanita, khotbahnya akan dibawakan oleh none other than pdt anthony chang, huahahaha XD
lalu apa hubungannya antara pendeta ini dengan gua ngerasa Tuhan 'mengejar' gua melalui hambaNya?
karena ya sejak nyokap ga ada, gua lumayan rutin mengikuti kebaktian kaum wanita di gbi puri tiap hari kamis jam 10 pagi and gua udah lumayan suka beribadah di sana cuma karena sejak akhir februari gua pindah rumah, jadi kejauhan lah kalau ibadahnya masih di sana so gua banting haluan berniat ibadah di gereja nafiri Allah living world yang hari dan jam kebaktiannya itu sama persis sama kebaktian di puri dan kamis besok adalah kebaktian perdana gua di living world jadi now you see the connection?
ngga juga ga apa2 sih, hahaha, ga penting juga buat hidup kalian tapi gua ngerasa perlu menuliskan ini for my self-reminder bahwa He cares..
and walau mungkin gua masih perlu waktu sebelum bisa bener2 mengatakan dari hati bahwa gua sepenuhnya mengikhlaskan kepergian nyokap, i know i will eventually get there..
and even though God took the most precious part of my life, i know He's still good, i just need more time to digest and accept the reality of my life now..
terima kasih, Tuhan, karena Engkau telah memberikan seorang perempuan hebat sebagai Mami saya selama 37 lebih kehidupan saya di dunia ini, saya bahagia menjadi anak Mami dan sampai saat ini, Mami tetap anugerah terindah yang telah Engkau berikan dalam hidup saya..
sekarang Mami telah bersama2 dengan Engkau ya Tuhan, kiranya Engkau memberikan saya kekuatan dan kemampuan untuk menjalani hari2 saya agar saya bisa tetap Kau dapati setia pada saat Engkau memanggil saya nanti hingga saya bisa kembali berkumpul bersama2 Mami..
kamis 14/3 (9:01 am)
Saturday, March 3, 2018
dreaming of you again
sabtu 3/3 (5:14 am)
i dreamed of you again earlier today.. you were in my dream and at first i didn't realize that you weren't here anymore.. as if you were never gone..
i started curhat to you, asked you to tell things to papi and in the middle of it, reality strucked me and i realized you were gone, you were no longer with me.. i started to cry and call your name in my dream..
when the world between sleep and awake was broken, my mouth trembled when i tried to call you, i barely could open my mouth, let alone speak the words out of my mouth.. but i tried and tried and tried to call out your name.. i saw a glimpse of light before i finally able to scream your name in my real world, tears were falling down my eyes when i woke up, separated from the dream world where i could see you..
Mami, i miss you, i miss you so badly.. i don't feel like i belong to this family anymore now that you're gone, i feel all alone, Mami..
sabtu 3/3 (5:27 am)
Sunday, December 31, 2017
2017 : the year of losing
minggu 31/12 (6:22 pm)
dulu jaman lagi aktif2nya ngeblog, menjelang akhir tahun g suka bikin postingan yang merangkum tahun gua dalam satu tema besar tapi udah sekian tahun g ga melakukannya seiring dengan melunturnya semangat ngeblog..
tahun 2017 ini kalau g harus menetapkan satu tema maka tema hidup g tahun ini adalah 'the year of losing'..
kamis, 13 juli 2017 g kehilangan satu2nya orang yang paling g sayang di dunia ini, it' you, Mami.. never would have thought that i would still live to face my greatest fear.. i never had thought that day would finally come my way.. i know we're all gonna meet the end of our life's journeys on earth at some point but i guess dengan seringnya didengungkan di gereja betapa kedatangan Tuhan untuk kedua kalinya sudah semakin dekat, g sama sekali ga nyangka akan terpisah seperti ini dengan nyokap..
sudah lebih dari 5 bulan sejak nyokap menghembuskan napas terakhirnya tapi sampai dengan di hari terakhir di tahun 2017 ini, g ga bisa menuliskan kronologi jam2 terakhir nyokap..
my friend once asked me why would i want to relive that moment by writing it down? hmm.. i dunno, i guess it relates with what writing means to me.. since looong looong time ago, deep down i knew writing had always been my own kind of self-theraphy, the kind of media for me to pour my heart out and melepaskan semua yang mengganjal di dada tentang hal2 yang ga bisa gua ceritakan ke orang lain..
by writing it down, somewhat makes it.. final.. that i have let go and accept the 'reality'..
does this mean that i still not let my mom's go?
i dunno.. and i don't have either the energy or the curiousity to find out the answer..
Mami, i miss you soo soo much.. there are many things i still want to do with you.. there are so many dreams of yours i want to make them come true.. but i don't have the chance to fulfill them now.. you're no longer with me and it still hurts.. the kind of pain i cannot share with anyone else for they might think i'm too lebayy for having still feel this way about losing you..
my self-protection hit its lowest point when i lost you, Mami.. for you had been my rock.. i felt like i could take any kind of down moments that come my way as long as you were still with me but now you're gone, Mami.. you're gone..
even when some say you're never completely gone for you're still living inside me, in my memory, in my heart.. but it's just not the same.. for i need to be able to feel you physically.. to be able to touch you, to hold you in my arms, to kiss you.. and having you hold me in your arms.. but now i can no longer have all those again, Mami..
couple of nights ago when i was about to sleep, there was a glimpse of me hugging silke's mom and at that very moment i could really feel as if i was really hugging her and i cried.. i cried and tried to picture you in my head and felt that i was able to hug you, Mami.. but i just couldn't feel you, Mami..
and you hadn't come in my dreams anymore.. even though it was the only 'media' where i could still see and talk to you but you never 'visited' me again in my dreams, Mami, even though i miss you so badly but you never appeared in my dreams anymore..
Mami, Mami.. my one and only Mami.. the only person i ever loved so dearly in my heart.. how should i carry on with my life without you, Mami?
and the end of 2017 is coming closer by the minute.. at least i know that i mean that our time to reunite again is coming closer as well..
Mami, i miss you so.. thank you for being the best mom i could ever ask for, Mami.. each time i was feeling down, i knew that God loved me cause He gave me you since my very beginning time here on earth..
now that i have to live my life without you, i hope He will give me the strength to carry on.. i hope by the time we meet again, you could say to me that i have made you proud on how i'm living my life since you're gone, Mami.. and you never regret of having me as your daughter for u have never regret of having you as my mom, my sweet loving Mami with such a kind heart..
i love you, Mami.. don't you ever forget that..
minggu 31/12 (6:48 pm)
Tuesday, August 29, 2017
clean clean everyday
selasa 29/8 (8:26 am)
gua punya kerjaan baru tiap pagi (and kadang2 sore juga sih), yaitu menyapu halaman depan rumah, ga semua bagian juga sih, karena lumayan bikin puegel yaa XD yah setidaknya ada setengah bagian halaman yang lumayan bersih lah dibanding semuanya berantakan, hahahaha..
anywayy.. fenomena angin kenceng beberapa hari belakangan itu bikin kerjaan menyapu ini jadi nambah.. kadang ya baruuu aja kelar nyapu terus whusshh whusshh angin bertiup tau2 daun2 kering pada kembali berjatuhan, haiyaaa..
tapi pagi ini pas lagi nyapu, tiba2 terlintas pikiran.. daun2 kering itu ibarat pikiran2 negatif and halaman rumah itu umpamanya hati dan otak kita.. emang perlu yaa untuk 'dibersihin' tiap hari karena we can't stop the wind from blowing and the leaves from falling but at least we should do our part to clean all the mess..
so that's the lesson of the day for me today.. gua kangen dhe mendapatkan pelajaran dari daily life macam gini, kayanya udah lama i let the world and days passed me by without having anything to learn from :p
selasa 29/8 (8:34 am)



